Entries Tagged 'Dunia Kerja' ↓

Dag dig dug, nungguin apply lowongan

Sudah sebulan ini hati dibuat dag dig dug gak karuan, badan mulai dari atas sampai bawah kerasa gak enak. Kepala pusing, jantung deg-degan, kaki pegel, cuma gara-gara belum ada panggilan interview :D.

Kerjaannya tiap hari mantengin jobsdb dan jobstreet, apply lamaran satu-satu. Mudah-mudahan aja ada yang nyangkut satu. Lowongannya sih banyak tapi cuma dikit yang match, kebanyakan pilih2 sih gitu kata chulya :D. Trus itu bikin CV susahnya minta ampung, gogling sana sini biar dapat panduan yang bagus, akhirnya jadi juga sih. Ini CV terbarunya.

Kontrak di tempat kerja lama pasti gk diperpanjang, meskipun diperpanjang siapa juga yg mau :p, ampuunnn bos :D. Masak programmer jadi nyasar di networking, hehehe cuma ada ini ni kasusnya.

Mau tau obat mujarab ngilangin dag dig dug nya? gampang maen futsal aja. Abis maen rasanya capek sih tapi segerrr :D. See u in new office.

Sudahkah saya menjadi lulusan idaman? (1)

Menyambung tulisan saya kemarin, menjadi lulusan idaman perusahaan, ada pertanyaan yang menggelitik. Nah lho kalau sudah posting seperti itu Sudahkah saya menjadi lulusan idaman?

OK kita urut satu persatu.

Untuk menjadi lulusan idaman :

1. Aktif berorganisasi (20,3 persen) (-)

- Belum, gak terlalu aktif, kuper

2. kemampuan bahasa Inggris (18,6 persen) (+)

- Bahasa inggris saya not bad :)
3. Tekun belajar (17,7 persen) (+)

- Saya lumayan tekun kalau belajar, karena menyadari saya gak terlalu cerdas

4. Mengikuti perkembangan informasi (15,98 persen) (+)

- Up T0 Date dong

5. Memiliki pergaulan luas (15,07 persen) (-)

- Belum

6. Mempelajari aplikasi komputer (12,32 persen).(+)

- Office,Windows,Linux,Java bisa

Nah,sekarang kita jumlah,berapa persen saya bisa memenuhi kriteria lulusan idaman.

kemampuan bahasa Inggris (18,6 persen) + Tekun belajar (17,7 persen) + Mengikuti perkembangan informasi (15,98 persen) + Mempelajari aplikasi komputer (12,32 persen) = 64,6 persen.

Wah baru 64,6 persen teman. Mumpung masih ada waktu yuk kita tingkatin.

Menjadi lulusan idaman perusahaan?

Menurut Survey Pusat Data Analisi Tempo 2006, tekun belajar bukan satu-satunya cara untuk menjadi lulusan berkualitas. Banyak perusahaan menginginkan kecakapan lain dari calon pekerja mereka.

Untuk menjadi mahasiswa yang diidamkan banyak perusahaan sekaligus mudah mencari kerja tidak cukup hanya denga giat belajar saja. Berikut kriteria-kriteria menjadi lulusan idaman ?

1. Aktif berorganisasi (20,3 persen)

2. kemampuan bahasa Inggris (18,6 persen)

3. Tekun belajar (17,7 persen)

4. Mengikuti perkembangan informasi (15,98 persen)

5. Memiliki pergaulan luas (15,07 persen)

6. Mempelajari aplikasi komputer (12,32 persen).

Disamping itu lulusan yang banyak dicari adalah:

1. Mereka yang mau bekerja keras (9,03 persen)

2. Kepercayaan diri tinggi (8,75 persen)

3. Mempunyai visi ke depan (8,37 persen)

4. Mampu bekerja dalam tim (8,07 persen)

5. dan Memiliki perencanaan matang (7,91 persen).

Selain itu pekerja super dituntut mampu berpikir analitis (7,82 persen), mudah beradaptasi (7,12 persen), mampu bekerja dalam tekanan (5,91 persen), cakap berbahasa Inggris (5,27 persen), dan mampu mengorganisasi pekerjaan (5,26 persen).

Lalu bagaimana cara dunia kerja menjaring pekerja? Survei memastikan, indeks prestasi kumulatif -yang menunjukkan prestasi akademis-menjadi pintu masuk pertama. Sebanyak 16,09 persen responden memandang penting IPK, kemampuan bahasa Inggris (14,8 persen), kesesuaian program studi dengan posisi kerja (14,48 persen), dan nama besar perguruan tinggi 13,84 persen.

Sisi lain yang dilihat adalah pengalaman kerja atau magang (12,46 persen), kemampuan aplikasi komputer (11,39 persen), pengalaman organisasi (10,55 persen), serta rekomendasi (6,39 persen).